3D printing telah memudahkan dalam mencetak setiap barang secara praktis. Tetapi terkadang Anda harus mencetak beberapa part secara terpisah untuk membangun sebuah barang utuh. Di sinilah lem 3D printing berperan sangat penting.
Perekat untuk model 3D ini sangat berguna dalam menyatukan objek model 3D untuk membuat barang utuh. Tentunya, lem ini sangat berguna saat desain tertentu terlalu besar untuk dicetak sehingga harus terpisah menjadi beberapa bagian.
Apalagi Anda tidak bisa menggunakan sembarang lem atau perekat untuk menyatukan setiap bagian tersebut. Penggunaan lem khusus untuk objek 3D akan memudahkan Anda untuk merekatkan setiap bagian.
Ingin tahu apa saja jenis lem atau perekat yang cocok untuk 3D printing. Kemudian, apa saja merek perekat yang terkenal? Seperti apa tips merekatkan objek 3D dengan mudah?
Baca Juga: Resin: Material Serbaguna untuk Kebutuhan 3D Printing
Jenis Lem 3D Printing
Pertama, mari mengenali setiap jenis perekat 3D printer yang sangat populer sebagai berikut:
1. Lem Super (Superglue)
Lem super atau superglue merupakan salah satu perekat populer untuk cetakan 3D. Berbeda dari lem biasa, superglue akan membantu merekatkan objek lebih mudah dan cepat bahkan dalam hitungan detik.
Saat mengering, superglue atau juga terkenal dengan nama cyanoacrylate akan membentuk semacam lapisan kaku tipis. Lapisan inilah yang membentuk tempelan kuat dan durable.
Jangan lupa saat menggunakannya Anda harus berhati-hati agar tidak terkena kulit.
2. Aseton
Kedua, aseton merupakan salah satu lem ABS 3D printer yang sering berguna untuk menempelkan model 3D. Bahan ini memiliki daya rekat yang sangat kuat. Untuk permukaan yang halus.
Akan tetapi, sebaiknya Anda tidak menggunakan bahan ini terlalu banyak. Pasalnya, terdapat risiko bagian cetakan 3D mengalami kerusakan.
3. Epoksi
Lem khusus 3D print yang tak kalah populer adalah epoksi.
Sering sekali bahan ini juga berguna sebagai pelapis lantai karena daya rekatnya yang tinggi. Sementara dalam hal 3D printing, bahan ini sangat bagus untuk merekatkan dua bagian model 3D, khususnya yang terbuat dari plastik.
Cara memakainya mungkin sedikit merepotkan. Anda harus mencampurkan dua bagian epoksi yang telah Anda dapatkan terlebih dahulu. Lalu, Anda akan menggunakan kuas untuk menempatkan campuran itu sebagai perekat pada permukaan.
4. Lem Poliuretan
Selanjutnya, lem poliuretan bisa menjadi pilihan lem 3D printing dengan daya rekat kuat. Terlebih, lem ini akan membuat setiap bagian model 3D akan menempel hanya dalam hitungan detik.
Tetapi untuk menggunakannya, Anda akan membutuhkan ketebalan yang cukup tinggi agar daya rekat maksimal.
5. Pistol Lem Panas (Glue Gun)
Ingin menempelkan model 3D dengan cara lebih cepat? Pistol lem panas atau glue gun merupakan alat praktis yang memudahkan perekatan bagian cetakan 3D.
Untuk daya rekatnya sendiri cukup kuat sampai tidak dapat terlepas. Namun, kekurangan dari metode ini adalah cairan lem panas yang mengering akan terlihat saat teraplikasikan.
Kabar baiknya, lem panas tersebut akan cepat mendingin dalam beberapa detik.
6. Pena 3D
Satu lagi bahan praktis untuk merekatkan model 3D adalah pena 3D atau 3D pen. Setiap bagian yang terlapisi perekat dari pena 3D akan terlihat seakan tercetak utuh.
Namun, daya rekatnya tidak terlalu kuat. Terlebih, bagian cetakan 3D dan filamen dari pena 3D haruslah dari bahan sama.
Baca Juga: FDM Printing: Definisi, Material, dan Keunggulannya
Merek Bahan Perekat Model 3D Terbaik

Selanjutnya, apa saja brand yang menawarkan produk perekat untuk model 3D? Berikut adalah beberapa brand populer yang menyediakan produk perekat berkualitas tinggi.
1. UHU Stick
Anda tentu sudah tidak asing dengan UHU sebagai brand lem yang sudah sangat terkenal dengan harga murah. Salah satu produk khasnya, UHU stick, bisa Anda gunakan untuk cetakan model 3D.
Cara mengaplikasikannya pun sangat sederhana, yakni oleskan stik lem pada permukaan model yang ingin Anda rekatkan. Selain itu, UHU stick juga terkenal dengan daya rekat yang cukup tinggi.
2. Magigoo
Rekomendasi brand kedua adalah Magigoo. Brand ini menawarkan produk lem yang bisa berguna untuk setiap jenis material permukaan.
Tidak hanya memiliki daya rekat tinggi dan tahan lama, setiap produk Magigoo tergolong aman. Sehingga Anda bisa mudah menggunakannya.
3. 3DLAC
Selanjutnya, 3DLAC merupakan brand lem khusus untuk 3D printing. Jenis produk unggulannya berbentuk spray dan juga stick.
Sama seperti produk dari dua brand sebelumnya, Anda bisa menggunakan perekat dari 3DLAC dengan praktis. Kabar baiknya lagi, pengaplikasiannya tidak akan memicu residu sehingga bisa mudah dibersihkan.
4. Elmer’s Glue Stick
Dari kelihatannya, Elmer’s Glue Stick bukan lem 3D printing yang khusus, melainkan segala keperluan. Setidaknya, produk dari brand ini cukup efektif jika dalam hal merekatkan model 3D printing.
Untungnya lagi, Elmer’s Glue Stick tersedia dengan harga cukup murah.
5. Magic Glue 3D Print Glue Stick Bed Adhesion Filament
Rekomendasi brand glue stick for 3D printing selanjutnya adalah Magic Glue 3D Print glue Stick Adhesion Filament. Anda bisa menggunakannya untuk merekatkan objek 3D yang terbuat dari segala material, terutama kaca.
Daya rekatnya pun sangat kuat sehingga objek tidak akan bergeser begitu mudah.
Terlebih, harganya pun sangat murah hanya mulai dari kisaran Rp10 ribu.
6. Scotch Glue Stick
Terakhir, Scotch Glue Stick merupakan satu lagi brand lem serbaguna, termasuk dalam hal 3D printing. Daya rekatnya pun terbukti ampuh dalam menempelkan model 3D.
Keuntungannya lagi, bekas lem pada permukaan model 3D yang telah menyatu dapat Anda bersihkan secara mudah.
Baca Juga: Additive Manufacturing: Definisi, Cara Kerja, dan Manfaatnya
Tips Merekatkan Part 3D dengan Mudah
Untuk memastikan pemakaian perekat untuk 3D printing ampuh, Anda sebaiknya mencoba berbagai tips sebagai berikut:
1. Bersihkan Bagian yang Akan Direkatkan Terlebih Dahulu
Pertama, Anda harus membersihkan bagian yang akan direkatkan dulu. Tujuannya agar memudahkan penempelan. Pasalnya, kotoran atau debu akan menyulitkan proses perekatan.
2. Aplikasikan Perekat secara Merata
Selanjutnya, Anda harus memastikan pengaplikasian perekat pada part 3D secara merata. Jika tidak menggunakan glue stick, Anda bisa menggunakan alat seperti kuas atau spatula untuk meratakan perekat.
3. Pastikan Tekanan pada Penempatan sudah Tepat
Terakhir, Anda harus berhati-hati saat akan merekatkan part 3D. Pastikan penempatan sudah benar-benar tepat, kemudian berikan tekanan agar memaksimalkan daya rekat.
Demikianlah pembahasan enam jenis lem 3D printing yang bisa Anda gunakan beserta beberapa contoh merek terkenalnya.
Sultan 3D Printing, Solusi 3D Printing Terbaik Murah dan Berkualitas
Butuh jasa 3D printing yang murah, efisien, dan berkualitas? Tenang saja karena Sultan 3D Printing akan membantu Anda mulai dari desain sampai finishing.
Memiliki deadline yang ketat? Kami telah mengandalkan teknologi canggih agar proses pencetakan berlangsung dengan cepat dan efisien. Kualitasnya pun juga sangat terjamin.
Segera andalkan Sultan 3D Printing untuk mendapatkan pengalaman cetak 3D dengan kualitas dan harga terbaik.
Jasa 3D printing kami kini hadir di seluruh Indonesia:
- Jakarta
- Surabaya
- Bandung
- Medan
- Palembang
- Semarang
- Makassar
- Batam
- Pekanbaru
- Bandar Lampung
- dan kota lainnya.
Hubungi WhatsApp kami untuk mulai berkonsultasi secara gratis!





